BALIKPAPAN - Momen haru mewarnai kunjungan Wakapolresta Balikpapan, AKBP Fauzan Arianto ke RSUD Beriman, Kamis (23/7/2026) siang.
Di sela memastikan kondisi kesehatan bayi perempuan yang ditemukan warga beberapa waktu lalu, AKBP Fauzan Arianto mengumandangkan adzan di telinga sang bayi sebagai bentuk doa dan harapan agar kelak tumbuh menjadi anak yang sehat, salehah, serta mendapat keberkahan dari Allah SWT.
Usai mengumandangkan adzan, AKBP Fauzan Arianto juga melantunkan shalawat seraya memanjatkan doa untuk masa depan bayi tersebut.
"Sebagai umat Muslim, kami menyempatkan memberikan adzan dan shalawat. Mudah-mudahan adinda kita diberikan kebermanfaatan oleh Allah SWT serta keberkahan dalam perjalanan hidupnya," ujarnya.
Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polresta Balikpapan terhadap bayi yang saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Beriman. Selain mendoakan sang bayi, rombongan juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan bayi sebagai bentuk perhatian dan dukungan.
Dalam kesempatan itu, AKBP Fauzan Arianto memastikan kondisi bayi dalam keadaan sehat berkat penanganan medis yang diberikan pihak rumah sakit. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan secara optimal.
Di sisi lain, Wakapolresta Balikpapan menegaskan proses penyelidikan terkait penemuan bayi tersebut masih terus berlangsung. Kepolisian berkomitmen mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Ad Placement
Tindak Lanjuti Laporan Ketua RT 22 Karangjati, Motor Tanpa Pemilik Diamankan ke Mapolsek Balikpapan Utara
BALIKPAPAN - Personel Polsek Balikpapan Utara mengamankan sebuah sepeda motor yang terparkir tanpa diketahui pemiliknya selama kurang lebih tujuh hari di Jalan Panorama RT 22, Kelurahan Karang Jati, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kamis (23/7/2026).
Sepeda motor yang diamankan merupakan Honda Scoopy berwarna merah dengan nomor polisi KT 4593 VJ. Tindakan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat bersama Ketua RT 22 Karang Jati yang mencurigai keberadaan kendaraan tersebut karena tidak pernah dipindahkan dalam kurun waktu sekitar sepekan.
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Rezsa, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif guna mengantisipasi potensi tindak kriminal maupun penyalahgunaan kendaraan yang tidak diketahui kepemilikannya.
"Kami merespons cepat laporan masyarakat terkait adanya sepeda motor yang ditinggalkan dalam waktu cukup lama tanpa diketahui pemiliknya. Kendaraan tersebut kami amankan untuk mencegah kemungkinan penyalahgunaan maupun tindak pidana lainnya. Kami juga mengapresiasi kepedulian warga yang aktif melaporkan hal-hal mencurigakan demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ujar Kompol Rezsa.
Ia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas pemilik kendaraan tersebut. Polisi juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang merasa memiliki atau mengetahui pemilik sepeda motor tersebut untuk segera menghubungi pihak kepolisian.
"Apabila ada masyarakat yang merasa memiliki atau mengenali pemilik kendaraan ini, kami mengimbau agar segera menghubungi Call Center 110 atau datang langsung ke Mako Polsek Balikpapan Utara dengan membawa dokumen atau bukti kepemilikan yang sah. Informasi dari masyarakat sangat membantu proses identifikasi dan penyerahan kendaraan kepada pemilik yang berhak," tambahnya.
Saat ini, sepeda motor tersebut telah diamankan di Polsek Balikpapan Utara sebagai barang temuan sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut dan verifikasi kepemilikan oleh pemilik yang sah.
Kunjungi RSUD Beriman, Wakapolresta Balikpapan Pastikan Kondisi Bayi Sehat dan Penyelidikan Tetap Berjalan
Kunjungan Wakapolresta Balikpapan ke RSUD Beriman tersebut untuk melihat langsung perkembangan kondisi bayi sekaligus memberikan bantuan perlengkapan bayi.
Dalam kunjungan tersebut, Wakapolresta menyampaikan bahwa kehadiran pihak kepolisian merupakan bentuk kepedulian negara terhadap perlindungan hak-hak anak, sekaligus memastikan bayi mendapatkan penanganan medis yang optimal.
"Alhamdulillah, hari ini kami melihat langsung kondisi adinda bayi dalam keadaan sehat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Rumah Sakit Beriman yang telah memberikan pelayanan medis secara optimal sehingga kondisi bayi terus membaik," ujarnya.
Selain memastikan kondisi kesehatan bayi, Wakapolresta juga menyerahkan bantuan berupa paket perlengkapan bayi yang diharapkan dapat membantu kebutuhan selama menjalani perawatan.
Wakapolresta menegaskan, proses penyelidikan dan penyidikan terkait kasus penemuan bayi tersebut masih terus berlangsung. Polisi berkomitmen mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
"Kami memastikan proses penyelidikan dan penyidikan tetap berjalan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat diketahui siapa orang tua bayi tersebut dan siapa yang harus bertanggung jawab atas peristiwa ini," katanya.
Wakapolresta juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi memberikan informasi yang dapat membantu proses pengungkapan kasus. Warga yang mengetahui informasi sekecil apa pun diminta segera menghubungi layanan Call Center Polri 110 dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor.
"Kami membuka ruang pengaduan melalui Call Center 110. Apabila ada masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan bayi ini, silakan menyampaikan kepada kami. Identitas pelapor akan kami jaga kerahasiaannya," tutupnya.
Sipropam Polresta Balikpapan Lakukan Pemeriksaan dan Pengecekan Berkala Senpi Dinas Personel
BALIKPAPAN – Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polresta Balikpapan melaksanakan pengecekan dan pemeriksaan berkala terhadap senjata api (senpi) dinas inventaris yang dipinjam-pakaikan kepada personel Polresta Balikpapan serta personel Polsek jajaran. Kegiatan tersebut berlangsung di lobi Mapolresta Balikpapan sebagai bagian dari pengawasan internal guna memastikan penggunaan senjata api dinas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kasipropam Polresta Balikpapan, AKP Nuryatman, didampingi personel Paminal, Provos, dan Bagian Logistik (Baglog) Polresta Balikpapan.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan pengecekan terhadap kelengkapan senjata api dinas beserta amunisi yang dipinjam-pakaikan, kondisi kebersihan senjata, hingga kelengkapan administrasi berupa surat izin pemegang senjata api dinas.
Selain memastikan kelengkapan administrasi dan kondisi fisik senjata, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan penggunaan senjata api dinas oleh personel telah sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri.
Kasipropam Polresta Balikpapan, AKP Nuryatman, mengatakan bahwa pemeriksaan berkala merupakan langkah pengawasan yang rutin dilakukan untuk meningkatkan disiplin dan tanggung jawab personel dalam penggunaan senjata api dinas.
"Pengecekan dan pemeriksaan senjata api dinas inventaris ini merupakan bentuk pengawasan internal agar setiap personel yang memegang senjata api selalu mematuhi prosedur, menjaga kelengkapan administrasi, serta merawat senjata dengan baik. Kami ingin memastikan penggunaan senjata api dinas dilakukan secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar AKP Nuryatman.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap personel yang meminjam pakai senjata api dinas menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme pelaksanaan tugas sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan yang dapat merugikan institusi maupun masyarakat.
Melalui pemeriksaan berkala tersebut, Polresta Balikpapan berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan internal sehingga setiap personel yang diberikan kepercayaan memegang senjata api dinas dapat menjalankan tugas secara disiplin, profesional, dan mengedepankan aspek keamanan.
Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim Salurkan 100 Paket Minyak Goreng kepada Warga Gunung Samarinda Baru
Dalam kegiatan tersebut, Polwan dari Ditbinmas Polda Kaltim, Polwan Biro Setum Polda Kaltim, serta Bhayangkari Daerah Kaltim membagikan sebanyak 100 bungkus minyak goreng, masing-masing berisi 2 liter, kepada masyarakat sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap kebutuhan pokok warga.
Kehadiran para Polwan dan Bhayangkari tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan warga, mendengarkan aspirasi serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.
Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Kaltim untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Selain membantu meringankan kebutuhan sehari-hari, kegiatan berbagi ini juga diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian sosial, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Melalui sinergi antara Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim, diharapkan semangat gotong royong dan budaya saling membantu dapat terus terpelihara, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kalimantan Timur.
Salah seorang warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan Polwan Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polwan Polda Kalimantan Timur dan Bhayangkari Daerah Kaltim atas bantuan minyak goreng yang diberikan kepada warga.
Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan menjadi bukti bahwa Polri selalu hadir serta peduli terhadap masyarakat. Semoga seluruh personel diberikan kesehatan, kelancaran dalam bertugas, dan terus menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang semakin dicintai rakyat," ungkapnya.
Polsek Balikpapan Timur Buru Para Pelaku Pengeroyokan di Rusunawa RT 04 Manggar Baru
BALIKPAPAN - Seorang pengemudi online menjadi korban dugaan pengeroyokan saat berupaya melerai perkelahian yang melibatkan sejumlah remaja di kawasan Persatuan/Rusunawa RT 04, Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 23.52 WITA. Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan tersebut. Saat ini, kasus masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Balikpapan Timur.
"Laporan telah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Personel sedang melakukan pemeriksaan terhadap para saksi serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap identitas para pelaku," ujar AKP M. Chusen, Rabu (22/7).
Berdasarkan keterangan korban berinisial K.A., saat kejadian ia melihat sejumlah remaja terlibat perkelahian di sekitar kawasan Rusunawa Manggar Baru. Dengan niat melerai dan mencegah situasi semakin memanas, korban berusaha memisahkan para remaja tersebut.
"Namun, upaya tersebut justru berujung pada aksi kekerasan terhadap korban. Salah seorang pelaku diduga memukul kepala korban menggunakan sepotong kayu, sementara beberapa pelaku lainnya melakukan pemukulan dan tendangan secara bersama-sama," lanjut M Chusen.
Lanjutnya lagi, akibat insiden tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Balikpapan Timur untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Keterangan korban diperkuat oleh seorang saksi berinisial S.W. yang menyatakan melihat korban berusaha melerai perkelahian, namun kemudian menjadi sasaran pengeroyokan oleh beberapa orang yang belum diketahui identitasnya. Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
"Hingga saat ini, identitas para pelaku masih dalam proses penyelidikan. Kami terus melakukan pendalaman melalui pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, serta penelusuran berbagai informasi yang dapat mengarah kepada para pelaku," tutupnya.
AKP M. Chusen juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat diharapkan untuk membantu mempercepat proses pengungkapan kasus serta penegakan hukum.
Featured Post
Berlaku Mulai Hari Ini, Penyandang Disabilitas (Tuli) di Balikpapan Kini Bisa Kantongi SIM
BALIKPAPAN, Penyandang disabilitas di Balikpapan kini diperkenankan untuk mengendarai kendaraan di jalan raya. Pasalnya kepolisian telah mem...





